Ragam Tulisan

Tampilkan postingan dengan label Reportase. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Reportase. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Desember 2011

Wawancara Bersama Dirut Telkom


 Jakarta, 26 Nopember 2011
Hari ini adalah hari istimewa bagi saya. Berawal dari obrolan saya bersama salah seorang reporter stasiun televisi nasional mengenai perkembangan IT di Indonesia. Saya diberikan kesempatan untuk ikut bersama mereka (baca: tim liputan Tv) yang kebetulan akan mewawancara bapak Rinaldi Firmansyah selaku Direktur Utama PT Telkom, tbk terkait perkembangan kompetisi perusahaan IT dan kiat-kiat BUMN tersebut untuk tetap bersaing dalam pasar yang sangat kompetitif ini. Tentu saja hal ini tidak akan saya sia-siakan begitu saja.
Berbekal id sebagai anak magang, maka saya bersama tim liputan bergerak menuju gedung Graha Citra Caraka di kawasan Gatot Subroto Jakarta. Kami disambut oleh bapak Eddy Kurnia selaku Direktur Pemasaran PT. Telkom, tbk yang telah kami wawancarai pada hari sebelumnya. Kami berada di gedung yang menjadi kantor pusat Telkom sekitar pukul lima sore, padahal kami dijadwalkan untuk mewawancara Direktur Utama Telkom pada pukul tujuh malam. Kami datang lebih awal, dikarenakan kekhawatiran kami apabila berangkat lebih sore akan terkena macet ibukota pada saat jam bubar kantor. Selain itu, kami juga harus mempersiapkan beberapa peralatan agar dapat dipergunakan pada saat wawancara nanti.
Akhirnya wawancara bersama Direktur Utama Telkom pun dimulai. Diawali dengan beberapa obrolan singkat, akhirnya Pak dirut menceritakan perjuangan satu-satunya BUMN di bidang telekomunikasi ini. Berikut petikannya :

Bertelepon ria, saling mengirim pesan singkat, kirim-kiriman Blackberry Messenger dan bermain di dunia maya, sekarang semuanya bisa dilakukan hanya dengan menggunakan telepon genggam. Pemandangan kesibukan dengan menggunakan telepon genggam kini bisa ditemui dimanapun. Bahkan pergeseran gaya hidup ini memunculkan efek mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Kebutuhan akan telepon genggam maupun smartphone dengan akses internet tanpa batas tak bisa terelakan lagi bagi masyarakat Indonesia sebagai sarana pergaulan ataupun sarana untuk memperlancar pekerjaan.
Kemudahan-kemudahan yang diberikan dari layanan ini terbukti telah mendongkrak jumlah pengguna jasa layanan telekomunikasi di Indonesia. Tak heran jika di tahun 2010 saja,  industri seluler yang baru dikenal selama 15 tahun ini mencapai penetrasi hingga 80 persen dengan jumlah pelanggan mencapai 180 juta. Suatu angka yang fantastis, dan Telkom sebagai satu-satunya Badan Usaha Milik Negarabidang jasa telekomunikasi, kecipratan peningkatan keuntungan akibat berubahnya gaya hidup masyarakat Indonesia tersebut. Keuntungan Telkom pada triwulan tiga di tahun 2011 saja sudah mengalami kenaikan 3,4 % dibanding triwulan yang sama pada tahun 2010.
Selain itu, perkembangan industri telekomunikasi di Indonesia tentu saja memberikan sumbangan yang tidak sedikit ke Kas Negara. Revenue sekitar  70 trilyun setahun, maka sekitar 26 trilyun akan kembali ke negara dalam bentuk pajak, deviden serta biaya pemakaian frekuuensi. Walaupun persaingan industri ini sangat luar biasa, namun Telkom telah menjangkau hampir 100% wilayah Indonesia sehingga ikut mengembangkan infrastruktur di daerah.
Sayangnya angka yang cukup signifikan yang disumbangkan bagi kas negara dari bidang jasa telekomunikasi ini, tidak seiring dengan harapan Telkom sebagai satu-satunya Badan Usaha Milik Negaradi bidang jasa telekomunikasi. Kenyataanya tidak ada perlakuan khusus dari pemerintah terhadap Telkom, bahkan kebijakan pemerintah Indonesia kerap memperlakukan kebebasan atas masuknya modal asing dan juga perusahaan-perusahaan asing untuk beroperasi di Indonesia. Hal ini tentu saja membuat Telkom perlu siaga penuh. Indonesia memang dikenal sebagai negara yang memiliki perusahaan provider terbesar di dunia baik BUMN, swasta nasional maupun swasta asing. Tercatat saat ini ada 10 perusahaan penyedia jasa layanan telekomunikasi, dan perusahaan asing yang menguasai industri telekomunikasi di Indonesia didominasi oleh BUMN milik Singapura.
Perjuangan Telkom di kancah persaingan bisnis telekomunikasi yang begitu liberal di negeri ini bisa dikatan disajikan dengan performa yang baik dari masa ke masa. Dengan berbagai inovasi dan perbaikan budaya kerja di dalam internal Telkom. Masa lalu sebagai pemegang monopoli dalam bidang jasa telekomunikasi, memang meninggalkan pekerjaan rumah yang cukup berat bagi management Telkom agar siap bersaing di arena pasar bebas telekomunikasi. Apalagi status sebagai Badan Usaha Milik Negara membuat langkah Telkom tidak bisa selincah perusahaan swasta dalam mengambil kebijakan perusahaan.
Telkom sebagai BUMN memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya BUMN memiliki sistem yang baku dan rapi. Kedua memiliki kewajiban mengelola SDM sehingga pengelolaan SDM di Telkom bagus. Namun di saat yang sama ada keterikatan regulasi, jika perusahaan swasta ada  tiga undang-undang yang mengikatnya sedangkan BUMN ada 8 undang-undang. Hal ini yang mengakibatkan peraturan pada Telkom lebih mengikat dan ekspansi perusahaannya tidak dapat disamakan dengan swasta. Namun, Telkom harus bisa berjalan secara fleksibel mengingat situasi kompetitif industri ini.
Akhirnya, wawancara kami dengan bapak Renaldi Firmansyah ini kami akhiri. Sesungguhnya sikap optimisme direktur utama PT Telekomunikasi Indonesia, tbk untuk tetap mempertahankan perusahaan menjadi juara di arena industri telekomunikasi negeri ini layak diamini seluruh bangsa Indonesia. Karena bagaimanapun Telkom merupakan satu-satunya Badan Usaha Milik Negara bidang telekomunikasi yang dimiliki negeri ini. Dalam hal ini, kita perlu mengaplikasikan makna dari kata nasionalisme berkomunikasi sebagai wujud dukungan terhadap perusahaan telekomunikasi nasional.

Senin, 21 November 2011

HARU BIRU FINAL SEAGAMES 26


 Jakarta, 21 Nopember 2011
Suasana haru menyelimuti seluruh Gelora Bung Karno bahkan masyarakat Indonesia tadi malam. Hal ini disebabkan oleh kekalahan secara menyakitkan Timnas U-23 Indonesia oleh timnas Malaysia pada ajang Final SeaGames 26 lewat cara adu penalti. Sebenarnya suasana kemeriahan di Gelora Bung Karno sudah mulai terasa saat pendukung merah suporter sang Garuda Muda ini mulai memenuhi area stadion untuk menyaksikan timnas kesayangan mereka berlaga di ajang Final SeaGames 26. Namun semua itu berubah ketika Final SeaGames ke 26 cabang olahraga Sepakbola penuh gengsi antara kesebelasan Malaysia dengan Indonesia tadi malam akhirnya dimenangkan oleh kesebelasan Malaysia dengan cara dramatis yaitu adu penalti.
Saat kick-off babak pertama dimulai, kesebelasan Indonesia tampil agresif dan terus menekan pertahanan Malaysia melalui kedua pemain sayap yaitu Okto dan Andik yang mempunyai pergerakan cepat. Akhirnya pada menit ke-6, pemain belakang Indonesia Gunawan Dwi S berhasil menyarangkan bola ke gawang Malaysia yang dijaga oleh M Fahmi setelah menanduk umpan tendangan penjuru dari Oktovianus Maniani.
Tertinggal 1-0, membuat tim berjuluk Harimau Malay ini meningkatkan tempo permainan dan balas menyerang pertahanan timnas Indonesia untuk mengejar ketinggalan mereka. Beberapa umpan akurat yang dilepaskan oleh Badrool sang kapten belum berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh para stiker timnas Malaysia.Namun petaka datang di menit ke-35 tatkala timnas Indonesia melakukan kesalahan sehingga bola berhasil dicuri pemain Malaysia lalu melepaskan umpan dari sayap kiri pertahanan Indonesia dan disundul secara sempurna oleh striker Malaysia sehingga robeklah jaring timnas Indonesia yang dijaga oleh Kurnia Meiga dan mengubah skor menjadi 1-1.
Sepanjang 2x45 menit memang praktis tidak ada lagi serangan-serangan Indonesia yang berarti. Hal ini dapat dilihat dari jumlah penguasaan bola lebih banyak dilakukan oleh Malaysia. Faktor kelelahan tampaknya menjadi salah satu penyebab kurang baiknya permainan timnas kita. Apalagi jika kita melihat pertandingan melawan Vietnam pada hari sabtu lalu yang memang sangat menguras tenaga timnas Indonesia yang hanya diberikan waktu istirahat selama satu hari.
 Perpanjangan waktu 2x15 menit pun tidak banyak mengubah keadaan, faktor kelelahan jelas mempengaruhi konsentrasi Egy dan kawan-kawan. Kesalahan antisipasi bola dan mengumpan yang tidak akurat hanya sekedar menambah gemas jutaan penonton yang galau menyaksikan pertandingan final penuh gengsi ini.
Akhirnya adu penalti pun harus dilakukan untuk menentukan siapa pemenang dari pertandingan ini. Pelatih Indonesia Rahmad Dharmawan telah menunjuk lima algojo untuk melakukan tendangan penalti. Mereka adalah Titus Bonai, Gunawan DS, Abd. Rahman, Egy Melgiansyah, dan Ferdinand Sinaga. Sayang dikata, dari lima algojo Indonesia hanya berhasil menjebol gawang Malaysia sebanyak tiga kali dan impian Indonesia untuk merebut medali emas sejak tahun 1991 ini pupus ketika penendang terakhir Malaysia berhasil mengoyak jaring Kurnia Meiga dan memastikan Malaysia sebagai perih medali emas cabang olahraga bergengsi ini.
Sang pelatih Rahmad Dharmawan mengatakan bahwa dalam adu penalti bukan hanya faktor skill yang menentukan, namun juga faktor mental. Kita mungkin bisa membayangkan bagaimana ketegangan yang dirasakan saat kita menonton pertandingan penting ini. Apalagi jika kita yang melakukan tendangan penalti. Namun, sang pelatih mengucapkan permohonan maaf karena belum dapat memenuhi harapan masyarakat Indonesia untuk merebut medali emas.
Akhirnya, walaupun Indonesia gagal meraih medali emas cabang sepakbola namun Indonesia dipastikan menjadi juara Umum SeaGames dengan menorehkan lebih dari 171 emas, 147 perak, dan 136 perunggu. Dan walaupun kali ini kita kalah, namun semoga ini menjadi awal kebangkitan persepakbolaan nasional untuk dapat terus membina potensi muda agar Sang Garuda dapat mengembangkan sayapnya di ajang kompetisi yang lebih tinggi.

MENGANTRI TIKET KERETA API DI STASIUN GUBENG


Surabaya, 21 Nopember 2011
 Sebagai mana kita ketahui, bahwa kereta api merupakan salah satu tulang punggung transportasi darat khususnya di pulau Jawa. Jasa angkutan yang dikelola secara tunggal oleh PT. Kereta Api Indonesia ini memang sering menjadi sorotan masyarakat terutama terhadap pelayanan yang masih kurang memuaskan bagi para pengguna kereta api.
Sebagai contoh, saya mengalaminya sendiri saat mengantri tiket di Stasiun Surabaya-Gubeng. Rencananya saya ingin membeli tiket untuk berangkat ke Jakarta pada tanggal 25 Nopember 2011. Ketika itu saya tiba di Stasiun Gubeng pada pukul 16. 00 waktu setempat dan langsung menuju ruang reservasi tiket. Namun saya terkaget tatkala saya memasuki ruangan tersebut, ternya sudah ada puluhan orang yang ramai mengantri tiket kereta api. Saya cukup heran mengapa begitu banyak calon penumpang yang mengantri padahal sebenarnya ini bukanlah musim mudik.
Setelah ditanyakan, peningkatan jumlah pengguna jasa kereta api ini disebabkan oleh peningkatan arus penumpang karena memang pada musim lebaran haji atau bulan haji banyak masyarakat yang menyelenggarakan pesta dan syukuran baik itu pernikahan, khitanan ataupun mereka yang baru pulang dari tanah suci. Bahkan, volume penumpang kereta api yang tinggi ini diprediksi akan terus terjadi hingga akhir tahun. Selain itu perubahan sistem reservasi tiket kereta api yang dilakukan oleh PT KAI selaku pengelola jasa kereta api yang mengakibatkan terjadinya beberapa gangguan komunikasi ikut menambah lamanya waktu mengantri tiket.
Antrian panjang para calon penumpang yang akan memesan tiket di stasiun Surabaya-Gubeng ini rata-rata adalah calon penumpang yang akan membeli tiket kereta api khususnya jurusan Surabaya ke Jakarta, Yogyakarta atau Bandung. Anehnya, dengan antrian sepanjang ini loket pemesanan tiket hanya dilayani oleh dua orang petugas. Tentu saja antrian panjang yang tidak dapat terhindarkan lagi dan calon penumpang harus rela untuk menunggu hingga gilirannya dapat dilayani akan semakin menambah kegalauan para calon penumpang. Selain pelayanan yang lama dari pihak Kereta Api, keterbatasan armada yang disiapkan oleh PT. Kereta Api Indonesia juga mengakibatkan kereta api yang akan dipesan oleh calon penumpang sudah habis. Kontan saja ini menambah kekecewaan penumpang yang telah lama mengantri namun tidak berhasil mendapatkan tiket sesuai dengan yang mereka harapkan. Bahkan beberapa calon penumpang memprotes keras pelayanan buruk yang diberikan oleh PT. Kereta Api Indonesia selama ini.
Sebagai contoh misalnya saya bermaksud untuk memesan tiket kereta api Gumarang jurusan Surabaya, Pasar Turi tujuan Jakarta Kota untuk tanggal 25 Nopember 2011. Namun tiket penumpang kereta api Gumarang tersebut telah habis terjual hinggal tanggal 27 Nopember 2011. Sehingga untuk dapat mencapai Jakarta, saya harus ke Yogyakarta dahulu, baru dilanjutkan dengan menggunakan kereta api Fajar Utama yang berangkat dari Stasiun Tugu-Yogyakarta menuju Jakarta. Dan saya berhasil mendapatkan tiket ini setelah bersabar untuk mengantri selama1,5 jam.
Akhirnya, dari pengalaman ini saya sangat berharap bahkan mungkin para pengguna jasa kereta apai lainnya agar PT Kereta Api Indonesia selaku pengelola tunggal jasa angkutan perkeretaapian dapat lebih meningkatkan pelayanannya kepada pengguna jasa ini, mengingat komitmen PT. Kereta Api Indonesia yang telah mengubah logo perusahannya beberapa waktu lalu. Sehingga perubahan logo ini tidak hanya perubahan simbolis semata, namun lebih bermakna pada peningkatan kualitas layanan perkeretaapian.
gambar : www.google.co.id

Sabtu, 12 November 2011

Information System Expo 2011 Pecahkan Rekor MURI


Surabaya, 13 Nopember 2011
Gedung Robotika kampus ITS Sukolilo Surabaya menjadi saksi bisu pemecahan rekor update status jejaring sosial Twitter dengan jumlah 1.111 akun. Perhelatan Information System Expo 2011 yang diselenggarakan oleh jurusan Sistem Informasi ITS pada tanggal 12 Nopember 2011 ini berhasil mencatatkan rekor dengan melakukan update status twitter sebanyak 1.111 akun. Prestasi luar biasa ini dicapai berkat kerjasama seluruh elemen kampus yang mendukung terselenggaranya acara ini dengan baik.
Information System Expo 2011 ini dimulai dengan acara Seminar SAP for Education pada pukul 08.00 waktu setempat dengan pembicara Nurul Hasanah Uswati Dewi SE, M.Si, Ak setelah sebelumnya acara ini dibuka oleh Kepala Jurusan Sistem Informasi ITS bapak DR. Eng. Febriliyan Samopa, S. Kom, M.Kom.
Selanjutnya acara ini diisi oleh lomba band yang diikuti oleh berbagai macam band dari seluruh wilayah Jawa Timur dengan memperubutkan hadiah total senilai satu juta rupiah dan berkesempatan menjadi band pembuka bagi Ten2Five yang menjadi bintang dalam acara puncak IS Expo 2011 ini.
Antusiasme para pengunjung IS Expo 2011 mulai terlihat tatkala pada sore hari jumlah yang melakukan update status twitter sudah mencapai lebih dari 800 akun. Rencananya update status twitter ini akan ditutup pada pukul delapan malam untuk dilakukan penghitungan apakah telah mencapai 1.111 akun atau dengan kata lain memecahkan rekor MURI. Tepat pada pukul 9 malam diumumkanlah hasil dari update status twitter ini oleh notaris perwakilan dari MURI yang didampingi oleh Bapak Holil selaku wakil dari Jurusan Sistem Informasi ITS dan Bapak Herman selaku wakil dari rektorat ITS. Diluyar dugaan ternyata acara IS Expo 2011 ini berhasil melakukan update twitter sebanyak 1.138 akun dan pemecahan rekor pun tercadi. Riuh sorak kegembiraan pengungjung bergema ke seluruh Gedung Robotiks ITS.
Tak hanya itu, acara yang mengambil tema IS Expo TONIGHT (Together in One Night) ini juga turut dimeriahkan oleh band-band lokal kota Surabaya seperti etcetera, dolips, nonanoskins, poliritmik dan masih banyak lagi. Dengan pembawa acara Brian dan Mellisa suasana IS Expo 2011 semakin malam semakin meriah karena pengungjung menantikan perform dari band kesayangan mereka yaitu Ten2Five.

 Akhirnya puncak acara IS Expo 2011 pun dimulai dengan band pembuka yaitu Klinik yang menjadi juara umum lomba band pada acara ini. Selanjutnya pengunjung IS Expo 2011 pun dibuat histeris ketika satu persatu personil Ten2Five memasuki panggung. Dan tepuk tangan penonton makin meriah tatkala Imel sang vokalis menyapa para pengunjung. Dimulai dengan lagu pembuka yaitu I Do, para penonton terhanyut dalam lantunan lagu-lagu Ten2Five yang terkenal mempunyai lirik yang galau ini. Sehingga malam minggu kali ini semakin membuat galau para jomblo yang datang ke acara ini seorang diri...

Rakornas APTIKOM 2011



Kota Batu, Jawa Timur, 10 Nopember 2011

 Kota Batu di Malang Jawa Timur pada tanggal 10 Nopember 2011 telah menjadi tuan rumah pelaksanaan Rakornas APTIKOM 2011. Acara ini diikuti oleh peserta dari 12 wilayah kepengurusan Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Ilmu Komputer (APTIKOM) atau Kopertis dari seluruh wilayah Indonesia.
Rakornas APTIKOM kali ini bertema Green Rakornas. Hal ini diusung oleh panitia karena seluruh kegiatan rakornas 2011 diselenggarakan di lokasi yang memiliki nuansa alam dan udara yang masih segar. Lokasinya tepatnya terletak di Klub Bunga Butik Resort, di kota Batu, Jawa Timur. Atmosfer di kota Batu diharapkan dapat memberikan suasana yang kondusif bagi seluruh peserta rakornas untuk membahas agenda-agenda APTIKOM. Selain itu, fasilitas-faslitas yang disediakan oleh Klub Bunga dapat dimanfaatkan oleh para peserta rakornas untuk refreshing, melepaskan lelah dari aktifitas sehari-hari di kota asal.
Rakornas APTIKOM tahun 2011 ini rencananya diselenggarakan pada tanggal 10-12 November 2011 dan sebagian besar kegiatannya dilaksanakan pada tanggal yang memiliki angka istimewa, yaitu 11-11-11 (11 November 2011). Rakornas APTIKOM 2011 ini diagendakan untuk membahas beberapa topik diantaranya:

  1.     Kurikulum (S1, S2, S3, dan vokasi)
  2.     Jurnal dan Majalah, Seminar dan konferensi
  3.     Standar Kompetensi Kerja (Profesi)
  4.     E-learning (Nexsus)
  5.     Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)
  6.     Manajemen mutu (BAN & BNSP)
  7.     Kerjasama dengan Pemangku Kepentingan
  8.     Internal Organisasi

Selain itu, akan diselenggarakan pula kegiatan lainnya seperti: ekspo, koordinasi untuk anggota APTIKOM (dikelompokkan berdasarkan wilayahnya), Konvensi dan Pakta APTIKOM yang bertepatan pada pukul 11.11 tanggal 11-11-2011, dan acara bebas untuk memberi kesempatan para peserta APTIKOM untuk memanfaatkan fasilitas resort.
Rakornas ini dibuka oleh ketua APTIKOM dan dilanjutkan dengan pelantikan kepengurusan APTIKOM 2011-2015. Kepengurusan yang telah terbentuk sebelas pengurus wilayah dari 12 kepengurusan ini seyogyanya akan menjadi perpanjangan tangan APTIKOM untuk mewujudkan tujuan dari APTIKOM dan memudahkan koordinasi diantara perguruan tinggi peserta APTIKOM.


Selain itu pembukaan Rakornas ini juga disemarakkan dengan penampilan kelompok Merdeka, mata kuliah Interpersonal dari ITS Surabaya. Mereka menampilkan sebuah karya seni berupa kabaret dengan membawakan cerita rakyat dari daerah Sumatera Barat yaitu Malin Kundang. Namun lain dari cerita biasanya, cerita rakyat yang dibawakan oleh kelompok Merdeka, mata kuliah Interpersonal ini dikemas dengan apik dan tidak membosankan. Dengan pembawaan yang ceria dan lucu tentu saja menaril antusiasme peserta melihat pentas seni kelompok ini. Apresiasi diberikan oleh seorang peserta rakornas setelah melihat kreasi yang dibawakan oleh kelompok Merdeka, mata kuliah Interpersonal ini, dosen ini berujar, “ Mahasiswa IT memang seharusnya tidak hanya pandai di depan komputer saja, namun juga harus pandai untuk tampil di depan umum. Hal ini diharapkan akan menyeimbangkan kualitas otak kanan dan otak kiri.”
Akhirnya setelah pentas kelompok Merdeka, mata kuliah Interpersonal usai. Maka acara Rakornas dilanjutkan kembali dan kelompok Merdeka, mata kuliah Interpersonal pun pulang ke kampus ITS Surabaya dengan membawa sebuah pengalaman berharga dari kota Batu, Malang.

Perayaan Idul Adha 1432 H Di Kota Cimahi



 Bandung, 07 Nopember 2011
9 Dzuhijjah merupakan saat dimana jemaah haji melakukan wukuf di Arafah. Kegiatan ini merupakan bagian terpenting dari rangkaian ibadah haji, karena semua jemaah haji wajib berkumpul di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah mulai dari tengah hari hingga saat matahari tenggelam. Di Padang Arafah ini jemaah haji dikumpulkan agar dapat memaknai bahwa di akhir zaman nanti seluruh manusia akan dikumpulkan di Padang Mahsyar untuk menerima pengadilan dari Allah SWT atas segala amal dan perbuatannya selama di dunia. Oleh karena itu, pada saat wukuf jemaah haji disunnahkan untuk memperbanyak istighfar dan berdo’a berharap agar ibadah hajinya diterima dan menjadi haji yang mabrur.
Selain itu, di Padang Arafah juga terdapat sebuah bukit bernama Jabal Rahmah. Di bukit inilah nenek moyang manusia yaitu Nabi Adam a.s dan Siti Hawa dipertemukan Allah SWT setelah diusir dari surga karena tak kuasa menahan godaan syaitan untuk memakan buah Khuldi yang dilarang oleh Allah SWT.
Pada keesokan harinya yaitu pada tanggal 10 Dzulhijjah, seluruh umat muslim di dunia merayakan Idul Adha. Di Indonesia contohnya, perayaan yang disebut juga Idul  Qurban ini  jatuh pada hari minggu tanggal 6 Nopember kemarin. Seluruh umat muslim Indonesia melaksanakan sholat I’d dan dilanjutkan dengan pemotongan hewan qurban untuk dibagikan dagingnya pada fakir miskin, tetangga dan masyarakat lainnya agar pada hari Idul Qurban dapat merasakan suasana perayaan dengan makan daging hewan qurban.
Tak terkecuali pelaksanaan  Idul Qurban di Kota Cimahi juga dilaksanakan pada tanggal 6 Nopember 2011 kemarin. Masjid Agung Kota Cimahi yang menjadi tempat pelaksanaan sholat Id mulai dipenuhi para jamaah sejak matahari terbit. Mereka berduyun-duyung menuju ke masjid untuk melaksanakan sholat sunnat setahun sekali ini. 
 Sebelum pelaksanaan sholat I’d dimulai, panitia menyampaikan laporan penerimaan hewan qurban dari para dermawan yang menitipkan hewan qurban-nya untuk dikelola oleh pihak masjid. Begitu juga walikota Kota Cimahi Bapak Ir. Ithoc Tochija, MM yang menitipkan satu ekor sapi qurban. Selanjutnya sambutan bapak Walikota Kota Cimahi memulai rangkaian pelaksanaan sholat I’d. Melalui sekretaris daerahnya, beliau menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya bersama masyarakat Kota Cimahi untuk melaksanakan sholat Id  bersama. Namun dalam sambutannya beliau berpesan agar dengan semangat Idul Qurban, masyarakat Kota Cimahi dapat terus meningkatkan nilai-nilai kepedulian sosial, tenggang rasa dan saling tolong menolong terhadap sesama. Karena dengan menjalankan ibadah qurban ini, membuktikan solidaritas sosial yang sangat luhur dengan saling berbagi dan merasakan daging qurban yang dinikmati semua kalangan masyarakat. 
 Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S Al-Kautsar:2 ;”Maka dirikanlah sholat karena Rabb-mu dan berkurbanlah.” Kita diperintahkan untuk berqurban sebagai rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan kepada kita dan sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sesungguhnya berqurban hukumnya adalah sunnat muakkad/ sunnat yang sangat dianjurkan. Hal ini dikarenakan ibadah qurban membawa dampak positif bagi masyarakat yang diaplikasikan dengan memotong hewan qurban yang dapat dinikmati atau dirasakan oleh semua kalangan terutama kaum fakir miskin.
Selanjutnya pelaksanaan sholat Id dipimpin oleh KH. Dimyati sebagai imam sholat Id. Pelaksanaan sholat I’d ditutup dengan khutbah dari khatib yang kemudian dilanjutkan dengan pemotongan hewan qurban.
Demikianlah pelaksanaan Idul Qurban di Kota Cimahi, kota yang berpenduduk sekitar setengah juta jiwa ini ikut meramaikan pelaksanaan qurban. Tak hanya di Masjid Agung Cimahi saja, namun juga di masjid-masjid di seluruh Kota Cimahi. Pelaksanaan qurban ini tentu saja membawa sebuah harapan luhur mengenai kepedulian sosial yang dapat terjalin baik diantara masyarakat Kota Cimahi khususnya, sebagaimana motto kota ini yaitu “Saluyu Ngawangun Jati Mandiri”

Senin, 31 Oktober 2011

Hari Keuangan Republik Indonesia Tahun 2011



Surabaya, 31 Oktober 2011

Tanggal 30 Oktober pada masa enam puluh lima tahun yang lalu, merupakan sebuah hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.  Untuk pertama kalinya, Pemerintah Indonesia yang berdaulat menerbitkan Uang Republik Indonesia (ORI) untuk menggantikan uang Jepang dan uang Javasche Bank tidak berlaku lagi.
Terbitnya ORI bukan sekedar lambang kedaulatan Indonesia, namun membangkitkan semangat rakyat Indonesia untuk terus menjaga dan mempertahankan kemerdekaan negara Indonesia dari tangan penjajah.Semangat inilah yang patut pegawai Kementerian Keuangan teladani dalam keseharian kita menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Pengabdian yang harus dijunjung dan dijalankan secara ikhlas dari hati nurani kita masing-masing, sebagai wujud nyata seorang hamba menjalankan amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Sebagaimana sambutan wakil Menteri Keuangan dalam upacara Hari Keuangan RI ke-65. Beliau mengatakan bahwa, Kementerian Keuangan sebagai instansi pemerintah yang menjadi pionir dalam melaksanakan reformasi birokrasi, mengemban tugas yang tidak mudah. Agar berhasil, semua itu harus dilaksanakan dengan kesungguhan hati, konsistensi dan keinginan bersama untuk menjadi yang lebih baik. Nilai-nilai yang telah ditetapkan seperti  Integritas, Profesionalisme, Sinergi, Pelayanan dan Kesempurnaan hendaknya dijunjung sebagai nilai luhur dan diimplementasikan dalam kehidupan nyata sehari-hari sehingga diharapkan akan mewujudkan individu dan organisasi yang handal, bermartabat, dan berkompeten.
Keberhasilan untuk mencapai hal-hal di atas tentu saja tidak datang dengan sendirinya. Namun datang dari suatu proses panjang, yang mana diperlukan perjuangan dan andil dari semua elemen instansi untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Beliau juga mengamanat kan kepada seluruh jajaran pegawai Kementerian Keuangan berharap agar selalu menunjukkan hasil kerja yang berkualitas dan berintegritas, selalu bersikap responsif, selalu menjunjung azas transparansi dan akuntabilitas, sehingga dapat memberikan yang terbaik bagi bangsa.


Akhirnya, dalam menyambut Hari Keuangan Republik Indonesia ke-65 ini. Izinkan saya sebagai salah satu pegawai aktif Kementerian Keuangan RI untuk memanjatkan do’a :

Ya ALLAH, di hari ini jadi keuangan ke-65 kami bermunajat kepada-Mu dengan segala kerendahan hati.
Pada hari jadi keuangan ke-65 ini kami bertekad meningkatkan kinerja kami, memperbaiki citra kami, memberikan pelayanan yang baik dan terbaik kepada masyarakat pengguna kami. Jadikanlah kami pekerja Kementerian Keuangan yang bekerja dengan professional dan berkarya dengan hati.
Ya ALLAH, perbaiki hubungan antar kami
Rukunkan antar hati kami
Tunjuki kami jalan keselamatan
Selamatkan kami dari kegelapan kepada terang
Jadikan kumpulan kami jama’ah orang muda yang menghormati orang tua
Dan jama’ah orang tua yang menyayangi orang muda
Jangan Engkau tanamkan di hati kami kesombongan dan kekasaran terhadap kami
Jadikanlah kami orang yang berilmu dan mau mengamalkan ilmunya.
Bersihkan hati kami dari benih-benih perpecahan, pengkhianatan dan kedengkian dari benih-benih pamrih dan kesombongan 

Ya ALLAH, wahai yang memudahkan segala yang sukar, mudahkanlah ikhtiar kami
Wahai yang menyambung segala yang patah, sambungkanlah asa kami
Wahai yang menemani semua yang tersendiri, temanilah dalam memperbaiki citra kami
Wahai pengaman segala yang takut, berikanlah rasa aman kepada kami
Wahai penguat segala yang lemah, kuatkanlah hati kami untuk tetap konsisten dengan tekad kami
Mudah bagimu memudahkan segala yang susah, mudahkanlah penggapaian cita-cita kami dalam mendukung reformasi birokrasi di Kementerian Keuangan ini.

Ya ALLAH, kami takut kepada-Mu
Selamatkan kami dari semua yang tak takut kepada-Mu
Jaga kami dengan Mata-Mu yang tiada tidur
Lindungi kami dengan perlindungan-Mu yang tak tertembus
Kasihi kami dengan kudrat kuasa-Mu atas kami
Jangan binasakan kami, karena Engkaulah harapan kami
 “ALLAH sebaik baik pemelihara dan Ia paling kasih dari segala kasih”

Ya ALLAH, ampunan-Mu lebih luas dari dosa-dosa kami
Dan rahmah kasih sayang-Mu lebih kami harapkan daripada amal usaha kami sendiri
Dengan kasih sayang-Mu Ya ALLAH, kirimkanlah kepada kami pemimpin sejati
Berikanlah kami pemimpin yang berhati lembut
Yang menjadi musim bunga hati kami, Cahaya hati kami, Pelipur sedih dan duka kami, Pencerah mata kami.
Pemimpin yang lebih takut bahaya maksiat daripada lenyapnya pangkat dan kekayaan
Berikan kami kesempatan dan kekuatan, keikhlasan dan kesabaran
Untuk menyambung cita dan asa mulia ini
Hingga kepada generasi setelah kami
Jangan jadikan kami pengkhianat yang memutuskan mata rantai kesinambungan ini
Dengan sikap malas dan enggan berubah
Karena takut rugi dunia

Yaa ALLAH, Wahai yang tiada memerlukan penjelasan dan penafsiran
Hajat kami kepada-Mu amatlah banyak, namun Engkau Maha Tahu dan melihatnya. Maka kabulkanlah permintaan kami ini. Amiin…


BJJB TVOne Episode Mesir : Budaya Indonesia di Negeri Piramid

 
Surabaya, 29 Oktober 2011
Tadi malam pukul 21.00 WIB saya sedang menyaksikan program Bukan Jalan Jalan Biasa (BJJB) di TV One. Episode kali ini sangat menarik perhatian saya karena mengangkat tema tentang kebudayaan Indonesia di negara Mesir. Sebagaimana kita ketahui, Mesir merupakan negara kawasan Timur Tengah yang tandus dan tentu saja letaknya jauh dari Indonesia. Mesir adalah tempat peradaban tertua di dunia, dengan adanya kebudayaan hierogliph dan raja Fir’aun yang terkenal. Sehingga Mesir menjadi salah satu situs warisan dunia yang sangat penting. Selain itu di negara ini terdapat perguruan tinggi tertua di dunia, dimana biasanya para santri Indonesia sangat mendambakan untuk dapat menimba ilmu disana. Itulah Universitas Al-Azhar, universitas yang sudah banyak mencetak imam-imam besar terkenal di dunia..
Yang membuat petualangan di progam BJJB kali ini menjadi lebih menarik adalah perjalanan mereka mengenali budaya Bangsa Indonesia yang ternyata berkembang di negara Mesir. Indonesia sebetulnya tidak terikat langsung dengan negeri piramid ini, namun toh pengenalan budaya kita bisa sampai jauh ke negeri ini.
Sebagai contoh adalah ada sebuah jalan di kota Mesir yang dinamakan dengan nama proklamator kita yaitu jalan Ahmad Sukarno. Yang lebih mengesankan lagi, ternyata masyarakat disana mengenal siapa Sukarno dan mengapa jalan ini dinamakan beliau. Sungguh menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya.
Tak hanya itu, sang proklamator tak hanya dijadikan nama jalan saja disana. Namun, sang proklamator ternyata membawakan benih mangga ke Mesir. Uniknya, walaupun Mesir adalah negara timur tengah yang terkenal panas dan tandus, pohon mangga dapat tumbuh subur dan berbuah lebat di sana. Masyarakat Mesir sangat menggemari minum jus mangga. Merekla biasanya menikmati segelas jus mangga sebagai pelepas dahaga ditengah panas dan teriknya matahari negeri piramid.
Hal lain yang tak kalah unik adalah adanya rumah makan khas masakan Indonesia di Mesir, mulai dari rendang, gado-gado, hingga masakan-masakan khas daerah-daerah di Indonesia yang terkenal dengan cita rasa yang kaya akan rempah-rempah disajikan disana. Bapak Uncu, sang pemilik restoran Khas Indonesiamengatakan, walaupun harganya berkali-kali lipat dari harga di tanah air, namun rumah makan khas Indonesia ini tidak pernah sepi pengunjung. Bahkan, penikmat masakan rumah makan ini tidak hanya Warga Negara Indonesia saja, namun juga warga negara serumpun seperti Malaysia atau warga Mesir keturunan Indonesia.
Rumah makan khas Indonesia di Mesir mungkin menarik perhatian kita, tapi mungkin anda kaget mendengar cerita ini. Pernah nonton film Ketika Cinta Bertasbih kan...?? Ingat tokoh Azzam yang jualan bakso di Mesir guna membiayai kuliahnya di Al Azhar..?? nah, ternyata ada juga lho mahasiswa Indonesia yang jualan bakso disana. Yaah... bakso sangat digemari bukan hanya di film saja namun di kehidupan nyata, bakso memang laris manis di Mesir.
Tak kalah menariknya dengan nama jalan dan kuliner Indonesia di Mesir. Di Mesir juga terdapat sebuah padepokan Pencak Silat juga lhoo..!!! Dan pesertanya bukan hanya warga Indonesia saja. Namun, masyarakat Mesir juga boleh ikut belajar Silat. Tujuan mempelajari silat ini sebenarnya bukan hanya memperkenalkan budaya bela diri asli Indonesia saja, namun juga untuk membekali mereka dengan keterampilan pertahanan diri. Seru bukan..??? Waahh bangga yaah kebudayaan kita terkenal di negara orang...


Akhirnya petualangan tim Bukan Jalan Jalan Biasa di Mesir membuat saya kembali berpikir. Kalau kebudayaan kita saja bisa begitu berkembang dan diminati oleh masyarakat di luar negeri, seharusnya kita sebagai penduduk Indonesia lebih peduli akan kelangsungan dari kebudayaan kita yang sangat kaya dan beragam ini. Kita punya kewajiban untuk ikut melestarikan budaya kita sendiri, sehingga tidak ada lagi yang peristiwa budaya kita dicaplok dengan pengakuan oleh negara asing. Sungguh sebuah ironi bukan jika hal itu terjadi..???